Skip to main content

Posts

Lagi, Serangan Teroris: Saatnya Meneguhkan INDONESIA sebagai ONE

Oleh: Agustinus ‘Jojo’ Rahardjo*

Rangkaian aksi terorisme yang terjadi belakangan ini –dari pemberontakan para napiter di Rutan Salemba cabang Kelapa Dua Mako Brimob, bom tiga gereja di Surabaya, bom di Rusunawa Taman Sidoarjo hingga penyerangan Mapolresta Pekanbaru, membangunkan kita. Bahwa sel-sel tidur teroris itu masih ada, dan bisa sewaktu-waktu meledak, melukai sesama anak bangsa.

Namun, sudut pandang lain yang kemudian tersibak dari peristiwa ini, yakni bagaimana seharusnya sebuah musibah menyatukan kita. Menguatkan Indonesia sebagai sebuah kesatuan, sebagaimana negara ini memiliki rangkaian kata O-N-E dalam kata ‘Indonesia’.

Sungguh menyedihkan saat melihat sebagian anak bangsa terpecah, dalam dua polar yang terpisah begitu drastis. Itu terjadi saat Pemilihan Presiden 2014 yang menarungkan Jokowi-Jusuf Kalla dan Prabowo-Hatta Rajasa dan juga Pilgub DKI 2017 memisahkan anak bangsa dalam kutub ‘Pro Ahok’ dan ‘Anti Ahok’.

Hal inilah yang terus menerus digaungkan Presiden Jokowi d…
Recent posts

Kemajemukan dan Kesatuan

Oleh: Yusuf Daud*

Kemajemukan agama merupakan realitas konkret, suka atau tidak. Meski semua penganut agama yang beragam itu meyakini bahwa Tuhan adalah Maha-Esa, namun kenyataannya di muka bumi ini terdapat macam-macam agama.

Kenyataan pluralitas itu ditegaskan oleh Tuhan dengan menyatakannya dalam berbagai kitab suci. Di dalam Alquran sendiri disebutkan bahwa tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) supaya mereka menghadap kepada-Nya. Tuhan juga telah menetapkan aturan dan jalan terang yang berbeda-beda bagi tiap-tiap umat. Sekiranya Dia menghendaki, bisa saja komunitas besar manusia hanya dibentuk satu umat yang homogen. Namun Tuhan tidak melakukannya.

Karena itu, keragaman agama adalah takdir Tuhan yang tidak mungkin berubah, diubah, dilawan dan diingkari. Jika hukum itu coba diubah dan dilawan, maka akan berakibat fatal bagi kelangsungan dan kedamaian hidup umat manusia.

Tuhan telah mengutus sejumlah nabi-nabi agung dan membangun banyak jalan untuk kembali kepada-Nya. Syariat-syaria…

Roti Cane Itu Berujung "Kebakaran"

Seperti hari-hari kemarin, pagi itu, setelah bangun, kusingkap gordijn jendela kamar hotel, belum ada matahari terlihat, masih gelap. Dari jam kecil yang tertaruh di meja samping ranjang kulihat angka 5 am. Di Jakarta, waktu seperti ini tentu sudah masuk shubuh. Bergegas aku ke kamar mandi, wudhu dan subuh-an, yang, sekali lagi waktunya ku kira-kira.

Selesai sholat, seperti biasa kulepas colokan charger handphone yang sejak semalam penuh ter-charge. Saat ini tentu anak-anakku sedang bermain sore, lantaran beda waktu separuh hari antara tempat ku berpijak dengan Jakarta. Sama dengan hari-hari yang lalu, aku rutin menelpon mereka menanyakan kabar hariannya. Setelah melepas rindu itu, kunyalakan TV dan melihat sekilas acaranya. Tak lama aku menatap TV, bosan, atau mungkin juga aku memang tak begitu tertarik dengan tontonan TV selama berada di Philadelphia.

Biasanya, di Jakarta, pagi-pagi aku bersiap dan berkemas untuk aktivitas persiapan berangkat kantor. Namun, kebiasaan itu tak b…

IVLP Indonesia Kutuk Pengeboman di Surabaya

JAKARTA--Peristiwa bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, pada hari Minggu (13 Mei 2018) telah mengejutkan kita semua sebagai bangsa.

Pengeboman terjadi pada pagi hari,  pada saat banyak umat kristiani tengah melangsungkan ibadah. Pengeboman telah merenggut nyawa belasan orang dan puluhan lainnya luka-luka serta masih dirawat di rumah sakit. Di antara para korban tewas terdapat anak-anak yang tak berdosa.

IVLP Indonesia mengutuk perbuatan biadab pengeboman tersebut, serta menyerukan agar masyarakat tetap tenang dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan.

IVLP Indonesia merupakan perkumpulan alumni International Visitor Leadership Program, Amerika Serikat. IVLP Indonesia menentang radikalisme dan intoleransi, serta mendukung keutuhan NKRI, ideologi Pancasila,  UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika.

IVLP Indonesia mendukung upaya pemerintah dan aparat keamanan untuk mengusut tuntas tragedi bom bunuh diri di Surabaya itu dan mengupayakan insiden serupa tidak terjadi lagi di ne…